Sabtu, 17 Maret 2012

I Want To Spend My Life Time Loving You (Mark Anthony feat Tina A)


Moon so bright night so fine
Keep your heart here with mine
Life's a dream we are dreaming
Race the moon catch the wind
Ride the night to the end
Seize the day stand up for the light
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
Heroes rise heroes fall
Rise again, win it all
In your heart, can't you feel the glory
Through our joy, through our pain
We can move worlds again
Take my hand, dance with me
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I will want nothing else to see me through
If I can spend my lifetime loving you
Though we know we will never come again
Where there is love, life begins
Over and over again
Save the night, save the day
Save the love, come what may
Love is worth everything we pay
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I will want nothing else to see me through
If I can spend my lifetime loving you

Way Back Into Love (Suara Hati Saya Saat Ini)_Hugh Grant & Haley Bennett

I’ve been living with a shadow overhead
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long 
Trapped in the past, I just can’t seem to move on

I’ve been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need them again someday
I’ve been setting aside time 
To clear a little space in the corners of my mind 

All I wanna do is find a way back into love 
I can’t make it through without a way back into love 
Oh oh oh

I’ve been watching but the stars refuse to shine 
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there 
There’s gotta be something for my soul somewhere

I’ve been looking for someone to shed some light 
Not somebody just to get me through the night 
I could use some direction 
And I’m open to your suggestions 

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love 
if I open my heart again 
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end

There are moments when I don’t know if it’s real 
Or if anybody feels the way I feel 
I need inspiration 
Not just another negotiation

All I wanna do is find a way back into love 
I can’t make it through without a way back into love 
And if I open my heart to you
I’m hoping you’ll show me what to do 
And if you help me to start again 
You know that I’ll be there for you in the end

Rabu, 04 Januari 2012

Bagaimana Engkau di Hari Esok

Ketika sebuah pesawat jet reguler mendarat di bulan
Seorang pemuda sedang duduk disalah satu puncak bukit disana
Memandangi pergantian siang dan malam di bumi
Menghitung pergantian waktu

Ia berkata :
Hai . . . waktu
Selama ini aku selalu bersamamu meski tak pernah menyapamu
Sekarang, ajarilah aku sesuatu!

Lalu sang waktu pun berkta . . .
Kemarin bukanlah kemarin tanpa hari ini
Hari ini adalah besoknya kemarin dan kemarinnya besok
Besok selalu setelah hari ini

Adalah sulit mengatakan "sekarang"
Dengan mengatakannya, maka "sekarang" itu menjadi masa lalu
Namun masa lalumu selalu menjadi apa adanya kamu sekarang
Dan apa adanya kamu sekarang akan menjadi masa depanmu

Jangan kau katakan hari esok takan datang
Karena ketahuilah bahwa ia akan menghampirimu

Tahukah kamu bagaimana keadaanmu di hari esok?
Pasti tidak, kecuali Sang Pengatur Waktu

Untungnya, kamu telah tahu
Bagaimana keadaanmu di hari esok
Berawal dari bagaimana usahamu di hari ini

Bumi, tempat manusia hidup ini, merupakan sebuah pesawat ruang angkasa yang sangat besar dan canggih. Betapa tidak, dengan penumpang berjumlah sekitar 6 miliar manusia, bumi ini bergerak dengan kecepatan yang sungguh sangat dahsyat yaitu lebih dari 100.000 km/jam. Kalau anda berada dalam sebuah bus yang melaju di jalan tol dengan penumpang sekitar 50 orang, barangkali kecepatannya tidak akan melebihi 200 km/jam. Kalau anda naik pesawat boeing 747 yang merupakan pesawat penumpang terbesar saat ini, kecepatannya hanya berkisar antara 900/1000 km/jam dan penumpangnya pun tidak lebih dari 600 orang. Pesawat tercepat yang di buat manusia, yaitu pesawat ulang alik, ternyata juga masih terlalu jauh untuk bisa menyamai kecepatan bumi. Kecepatan pesawat ulang alik hanya sekitar 20.000 km/jam.
Kecepatan dan kapasitas, baru sebagian kecil dari kecanggihan yang dimiliki bumi, karena tentu masih sangat banyak lagi yang lainnya, yang bahkan mungkin tak terhingga. Agus Mustofa dalam bukunya Ternyata Akhirat Tidak Kekal menyebutkan bahwa dengan kemiringan 23,5 derajat, bumi berputar pada porosnya seperti sebuah gasing. Dengan perputaran ini, memungkinkan terjadinya siang dan malam, dan belahan Kutub Utara serta Selatan berkesempatan mendapatkan sinar matahari. Selain itu, bumi kita ini juga di lengkapi dengan pasak-pasak berupa gunung yang menjadikannya tidak bergoncang. Fungsinya kurang lebih seperti fungsi timah pada velg mobil yang memberikan keseimbangan pada perputaran roda.

Bumi juga memiliki mekanisme sirkulasi air yang sangat mengagumkan. Bayangkan saja, berjuta-juta ton air terkandung dalam awan yang terbang di atas kepala kita. Air itu lantas menyirami bumi yang kering melalui proses hujan. Dan air pun terus berputar melakukan siklusnya di bumi dengan tiada henti sebagai salah satu peran dalam drama kolosal jagat raya ini.

Untuk melindungi diri dari 'serangan' benda-benda ruang angkasa, bumi pun di lengkapi dengan tameng berupa atmosfer yang terdiri atas 7 lapis. Sebagaimana kita ketahui, di luar angkasa sana terdapat banyak sekali batu-batuan yang berseliweran. Atmosferlah yang menghancurkan bebatuan yang 'menyerang' bumi. Atmosfer yang juga berputar sangat cepat karena perputaran bumi, menjadikan setiap benda langit yang 'relatif kecil' yang menuju bumi hancur lebur karena gesekan yang terjadi. 

Sungguh, semua mekanisme yang ada itu tentu bukanlah merupakan suatu kebetulan. Semuanya tidak terjadi dan berjalan dengan sendirinya. Semua mekanisme itu ada yang merencanakan, menciptakan, mengatur, dan menjalankannya. Dialah Allah, Tuhan Semesta Alam. "Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." (Q.S Al Baqarah 2 : 22)

Kalau kita sering bertanya, mengapa kita harus shalat sehari semalam lima kali? Mengapa kita harus menyisihkan 2,5 % dari harta kita? Mengapa kita bertawaf mengelilingi ka'bah sebanyak tujuh kali? Mengapa puasa ramadhan di lakukan sebulan penuh? Mengapa? Mengapa? Dan mengapa? Lantas bagaimana pula kita menjawab pertanyaan mengapa kemiringan bumi hanya 23,5 derajat? mengapa atmosfer berjumlah tujuh lapis? Mengapa planet yang beredar mengelilingi matahari hanya berjumlah sembilan? Mengapa kecepatan bumi mengelilingi matahari lebih dari 100.000 km/jam? Mengapa? Mengapa? Dan mengapa?

Kita mungkin belum atau bahkan tidak bisa mendapatkan jawaban untuk semua pertanyaan itu. Tapi, yakinlah bahwa semua itu adalah demi kepentingan hidup manusi di dunia. Pertanyaan-pertanyaan yang sudah terjawab membuktikan demikian. Semua diciptakan dan di atur oleh Allah SWT untuk kepentingan kita dalam menempuh perjalanan melintasi ruang dan waktu dalam sebuah drama kolosal jagat raya. "Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.S Al Baqarah 2: 29)




Today is the first day of the rest of your life 
Hari ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu
- Dale Carnegie -





Referensi :
  • Agung wibowo, Muhammad. 2008. Tafakur gado-gado simpang lima. Kahfi Publishing : Solo Jawa Tengah 
  • Mustofa, Agus. Akhirat Tidak Kekal

"Hiduplah Dengan Indah"

Dunia mampu penuhi hajat semua orang
Tapi tak cukup bagi satu orang yang serakah
Orang serakah hidup untuk makan
Sedang orang normal makan untuk hidup

Saat kita dalam keadaan susah 
Kita merasa yang tersusah di dunia
Namun saat mendapatkan kesenangan
Kita masih saja ingin seperti orang lain

Menjadi dermawan, tak perlu menunggu kaya
Sebab belum tentu menjadi kaya
Sedang untuk meminta . . .
Tunggulah saat benar-benar perlu

Sesusah apapun kita
Pasti ada yang jauh lebih susah 
Dan sekaya apa pun kita
Pasti merasa belum puas

Maka, rasakanlah cukup apa yang ada
Daripada apa yang tidak ada
Dan tetaplah maraih apa yang dicita
Sambil bersyukur atas apa yang ada


Salah satu sifat yang di karuniakan Allah SWT kepada manusia adalah sifat keluh kesah. "Apabila manusia ditimpa kesusahan ia bekeluh kesah" (Q.S Al Ma'arij 70 : 20). Pertanyaannya, apakah semua kesusahan yang menimpa manusia memang harus disikapi dengan keluh kesah, dan apakah setiap kesusahan itu pasti jelek akibatnya?

Jawaban untuk dua pertanyaan tersebut adalah tidak harus, dan tidak pasti. Bisa jadi, kesusahan yang dihadapi manusia justru membawa kebaikan dan hikmah yang positif bagi dirinya. Ada ayat Al Quran yang menjelaskan bahwa pemahaman manusi tentang akibat dari suatu kejadian sangatlah terbatas, yang tahu secara keseluruhan hanyalah Allah SWT. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Q.S Al Baqarah 2: 216)

Berkaitan dengan hal ini, Jalaludin Rakhmat dalam bukunya Meraih Cinta Ilahi mengungkapkan bahwa Allah memelihara manusia bukan saja dengan kegembiraan tetapi juga dengan kesedihan. Allah mengurus kita tidak hanya dengan kenikmatan tetapi juga dengan penderitaan. Tujuannya supaya kita bisa mencapai perkembangan yang baik. orang-orang yang tidak pernah dipelihara dengan penderitaan biasanya tidak berkembang kearah kesempurnaan. Jalaludin pun mengingatkan bahwa kebaikan Allah kepada kita jauh lebih besar dari pada  ujian-Nya dan kebaikan Allah itu tak pernah berhenti.

Sebagai bahan renungan, mari kita simak kisah menarik tentang seorang Dale Carnegie, pengusaha sukses Amerika serikat yang pernah mengalami kebangkrutan. Ketika usahanya bangkrut, ia diliputi keputusasaan dan berniat pulang ke kampung halamannya. Pada saat menyusuri tepi jalan, ia berpapasan dengan seorang laki-laki yang tidak memiliki kaki, duduk di atas kursi roda. Ketika keduanya hendak menyebrang, orang di kursi roda itu berkata, " Lihat betapa indahnya pagi ini!" Dengan ragu, Carnegie menjawab, "Ya" . Ia lalu termenung memikirkan apa yang baru saja dikatakan orang itu. "Kenapa aku harus berputus asa hanya gara-gara bangkrut? Dia yang tidak memiliki kaki saja bisa memandang pagi ini dengan indah."

Akhirnya Carnegie pun tak jadi pulang. Lalu ia pergi ke Bank untuk mengajukan permohonan peminjaman modal. Ia lalu bekerja keras dan akhirnya sukses menjadi seorang Chief Executive Officer. Di kamarnya, ia memasang satu sajak yang di tulisnya sendiri.




I was blues
Because I had no shoes
Until off on the street
I met man without feet

Dahulu aku merasa sedih
Karena aku tidak mempunyai sepatu
Hingga di suatu ketika di pinggir jalan 
Aku bertemu seorang pria tanpa kaki

Free Forever " Mother You'ar Everything "



Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur
Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya
Setelah sang Ibu mengeringkan tangannya dengan celemek
Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya :

Untuk memotong rumput 2 Dinar
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini 1 Dinar
Untuk pergi ke toko di suruh Ibu 1/2 Dinar
Untuk menjaga adik waktu Ibu belanja 1/2 Dinar
Untuk membuang sampah 1 Dinar
Untuk nilai yang bagus 3 Dinar
Untuk membersihkan dan menyapu halaman 1/2 Dinar
Jadi jumlah utang Ibu adalah 8 1/2 Dinar

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap
Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu
Lalu ia mengambil pulpen, dan membalikkan kertasnya
Dan inilah isinya :

Untuk sembilan bulan Ibu mengandung kamu, Gratis
Untuk semua malam Ibu menemani kamu, Gratis
Mengobati kamu dan mendoakan kamu, Gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, Gratis
Kalau di jumlahkan semua, harga cinta Ibu adalah Gratis
Untuk semua mainan, makanan, dan baju, Gratis
Anakku... dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa harga cinta Ibu adalah GRATIS

Seusai membaca apa yang di tulis ibunya
Sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya
Dan berkata, " Bu, aku sayang sekali sama ibu "
Kemudian ia mengambil pulpen
Dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar: "LUNAS"

Membicarakan jasa dan pengorbanan ibu untuk anak-anaknya rasanya tak akan pernah habis. Tak heran, banyak artis, musisi, penyair, dan seniman-seniman lain menuangkan kekaguman, cinta, terimakasih, dan sayang mereka terhadap ibu melalui karya-karya yang mereka buat. Kasih seorang ibu adalah kasih yang tak berhenti dan murni abadi, demikian ungkap penulis lagu anak-anak A.T Mahmud yang di nyanyikan dengan sangat merdu oleh penyanyi cilik Tasya. Tak ketinggalan, Iwan Fals pun menuliskan pengorbanan seorang ibu yang luar biasa dalam lirik lagunya.
Kita mengenal adanya istilah mantan suami atau mantan istri, tetapi tidak akan pernah ada istilah mantan ibu. Ibu akan senantiasa menjadi ibu bagi anaknya, dan anakpun akan senantiasa menjadi anak bagi ibunya. Tak ada penghalang baik jarak, batas ataupun waktu yang bisa memisahkan hubungan itu, dan bahkan kematian sekalipun. Demikianlah islam mengajarkan bahwa ibu akan senantiasa menjadi ibu, siapapun dan bagaimanapun ibu itu. Ibu adalah ibu sepanjang masa.

1. Saat Hamil dan Menyusui
"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa, 'Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang Engkau ridoi; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (Q.S. Al Ahqaf 46: 15)

"Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepada-Ku dan kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah engkau kembali." (Q.S Lukman 31: 14)

2. Saat Usia Senja
Abu hurairah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Dia celaka, dia celaka, dia celaka, barang siapa yang mendapati kedua orang tuanya salah satu dari keduanya dalam usia lanjut atau kedua-duanya (tapi ia tidak berusaha merawat orang tuanya dengan baik), maka ia tidak akan masuk surga." (H.R Muslim)

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali kamu mengatakan kepada keduanya 'ah' dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh sayang dan ucapkanlah, ;Wahai Tuhanku, kasihilah mereka, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil'" (Q.S Al Isra 17 : 23-24)

3. Setelah Meninggal
Abu Usaid Malik bin Rabi'ah as-sa'idi berkata, ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki dari Bani Salamah. Ia bertanya, " Wahai Rasulullah, masihkah ada cara lain untuk berbakti kepada orang tuaku sesudah mereka meninggal? "Rosulullah SAW. menjawab, " Ya, masih ada, yaitu mendoakan dan memohonkan ampun bagi mereka, menunaikan janji-janji mereka, dan menghubungkan silaturahmi kepada orang-orang yang selalu dihubungi oleh keduanya, serta memuliakan kawan-kawan dekat mereka. " (H.R Abu Daud)

4. Saat Berbuat Syirik
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian haanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan apa yang telah kamu kerjakan." (Q.S Lukman 31 : 15)

Asma binti Abu Bakar r.a berkata, Ibuku telah datang menemuiku, sedangkan ia itu wanita musyrik pada masa Rosulullah SAW, kemudian aku minta saran kepada Rosulullah SAW. Aku bertanya kepadanya, "Ibulu datang kepadaku dan ia memintaku agar berbakti kepadanya, apakah aku diperbolehkan menyambung hubunganku dengannya? Rasulullah SAW menjawab, Ya, hubungilah ibumu." (H.R Bukhari dan Muslim)

Bakti Anak 
Dengan memperhatikan beberapa ayat dan hadist diatas, jelaslah tidak ada alasan yang bisa menjadi penyebab hilangnya kewajiban bagi seorang anak untuk berbakti kepada ibu. Betapa pentingnya berbuat baik kepada ibu, Allah pun merangkaikan perintah untuk taat kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Selain itu, ibu pun harus didahulukan dan di utamakan dari pada bapak.

Firman Allah SWT, "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-sekali mengatakan kepada keduanya 'ah' dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (Q.S Al Isra 17: 23-24)

Dalam sebuah hadist yang diriwayatka oleh Bukhari dan Muslim, dikisahkan Abu Hurairah r.a. berkata, Telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah SAW. ia bertanya, "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak dengan kebaktianku yang terindah? "Jawab Rasul, "Ibumu." Ia bertanya lagi, "lalu siapa lagi? "Jawab Rasul, "Ibumu. "Kemudian ia bertanya lagi, "Lalu siapa lagi? " Jawab Rasul, " Ibumu. "Ia bertanya lagi "Lalu siapa lagi? Jawab Rasul, "Ayahmu."

Abdullah bin Amr bin Ash r.a. berkata, telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah SAW, lalu memohon izin untuk berjihad (perang). Rasul bertanya kepadanya, "Apakah orang tuamu masih hidup?" Jawabnya, "Ya. "Rasulullah SAW menjawab, "Merawat mereka berdua adalah jihad." (H.R. Bukhari dan Muslim)


All that I am or hope to be 
I owe to my mother

Bagaimanapun keadaanku sekarang dan yang akan datang
Aku berutang kepada Ibuku
- Abraham Lincoln -
1809-1865


Bunda 
(Melly Goeslow)

Kubuka album biru penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Nada-nada yang indah selalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci tlah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup rela dia berikan

Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
 Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan selalu ada di dalam hatiku


Kasih
(A.T Mahmud)

Kasih yang tak berhenti
Kasih murni abadi
Kurasakan dalam denyut jantungku
Kudengar dalam doamu
Tuhan Penyayang turunkan berkahmu
Untuk ibuku seorang
Oh Tuhan Penyayang turunkan berkahmu
Untuk ibuku seorang

Ibu
(Iwan Fals)

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . . ibu

Inginku dekap dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa ku membalas . . . ibu

Ummi
(BPM)

Ummi ummi ummi seolah terdengar suara Rasulullah
Kubayangkan wajahnya ketika berucap
Menyebut namamu berkali-kali

Ibu ibi ibu di pundakmu tetesan air mata ku hapus
Di lututmu rebah jiwa lelahku
Ketika kau balaiku sirna semua bebanku

Bunda bunda bunda menjadi tua adalah kodrat kita
Kini engkau nanti aku juga
Jika Allah memberi

Ya Allah pintaku pada-Mu
Ampunilah ibu ayahku
Lapangkanlah perjalanan mereka
Di dunia dan akhirat nanti